Ajaran Individu Yang Belum Tercerahkan Sempurna Berpotensi Keliru Dan Micchaditthi


Theruwansaranai!
තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta

AJARAN YANG DIBABARKAN OLEH INDIVIDU YANG BELUM TERCERAHKAN SEMPURNA ITU BERPOTENSI BESAR AJARAN KELIRU DAN MENGARAH KE MICCHĀDIṬṬHI
Adalah sebuah fakta yang tak dapat dielakkan bila ternyata seseorang yang belum Tercerahkan Sempurna dan kemudian membabarkan ajaran nya, maka ajaran itu dapat dikatakan menyimpang dan belum terbebaskan dari noda-noda kekotoran. Karena apa ?! Ya disebabkan belum mencapai Pencerahan Sempurna. Hal itu bisa dilihat dari Ajaran nya yang menyimpang, ritualistik, dan mengandung Pengotor Bathin (kilesa) dalam ajaran nya. Dan bahkan bila suatu ajaran tampak bersih dan murni dibabarkan seseorang "guru", itu tetap akan dapat kelihatan noda-noda di dalam ajaran tersebut yang terselubung halus. Dan dari ajaran-ajaran inilah yang pastinya akan mengarah kepada Pandangan Salah (micchādiṭṭhi) yang menyeret manusia tetap dalam ruang-lingkup Saṃsāra. oleh karena itu inilah pentingnya untuk tidak salah mempercayai dan meyakini seseorang yang masih PUTHUJJANA yang menciptakan Ajaran Individualnya, Kutipan Sutta dibawah ini mempertegas konteks kali ini...

PĀSĀDIKASUTTA
.... "ini adalah ajaran dan disiplin yang keliru, diperlihatkan secara keliru dan tidak berguna dalam menenangkan nafsu KARENA DINYATAKAN OLEH SEORANG YANG BELUM TERCERAHKAN SEMPURNA."
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Dīghanikāya, Pāthikavagga, DN 29)

Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama ini untuk kita semua pahami dan mengerti. Dan ini kemudian menegaskan bahwasannya demi Kesejahteraan kita dan Kebahagiaan kita untuk waktu yang kita lalui di Saṃsāra maka selayaknya kita tidak untuk berguru dan mengikuti ajaran karya dari pada seorang yang belum tercerahkan sempurna alias PUTHUJJANA. Sekarang, Faktanya adalah Seorang Yang Belum Tercerahkan Sempurna itu tidaklah cocok untuk dijadikan panutan, sebab Ajaran yang dibabarkannya belum terbebaskan dari noda-noda Pengotor Bathin (kilesa). Fakta lainnya, Kualitas-kualitas seorang yang disebut Guru mau dia diakui nabi sekalipun, tetaplah PUTHUJJANA yang masih memiliki Kilesa akut, tak pantas jadi panutan. Dan Kini, kita semua telah mengetahui bahwa telah muncul seseorang Yang Tercerahkan Sempurna di bumi ini +/- 2600 tahun yang lalu, hanya Beliau seorang lah yang Tercerahkan Sempurna (Buddha) selama ini, Dan ajaran Nya juga telah dibabarkan dengan sempurna untuk kita dan masih bertahan hingga kini, maka berbahagialah dan kemudian laksanakanlah Ajaran yang tak bernoda dan murni ini. Janganlah lagi dengan mudah percaya ajaran-ajaran karya para PUTHUJJANA diluar sana, kecuali apa yang diajarkan oleh PUTHUJJANA tersebut adalah 100% sesuai dan hanya berpedoman dan berbasis pada Dhamma Sejati (berlandasakan Tipiṭaka pāḷi) yaitu Ajaran Buddha Sāsana milik Buddha Historis Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama.

Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...

5 Januari 2026
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka