තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
SEGERALAH MENJAUH DARI CIRCLE PERTEMANAN BURUK YANG HANYA AKAN MENJERUMUSKAN KITA KE DALAM KEMEROSOTAN SEGALA HAL
Sangatlah perlu dipahami oleh kita semua, terkhusus nya kita yang berada dalam Ajaran Buddha Sāsana, bahwa segala hal-hal yang buruk, yang berhubungan dengan kilesa, pengumbaran pengotor bathin, yang bisa menyebabkan penderitaan diri sendiri dan makhluk lain, maka TINDAKAN BURUK APAPUN ITU PATUTLAH DITINGGALKAN. Dan dalam hal ini, berbagai sifat buruk itu sangat berpotensi terbentuk dan terpelajari dari Circle pertemanan seseorang, Terkadang, manusia sebagai makhluk sosial itu tidak bisa lepas dari hubungan antar manusia, dan dalam hal ini khususnya lingkaran (circle) pertemanan kita, maka alangkah baiknya untuk dapat mengontrol Pertemanan kita saat ini sekarang juga, sebelum terlambat, apabila memang circle sekitar kita selama ini memang berpotensi menjerumuskan kita ke dalam kemerosotan, kehancuran, dan menjauh dari Dhamma, sebab, Sang Bhagavā telah memperingatkan kita dalam Sutta berikut ini...
AN 1.70
“Para bhikkhu, Aku tidak melihat bahkan satu hal pun yang begitu menyebabkan kualitas-kualitas tidak bermanfaat yang belum muncul menjadi muncul dan kualitas-kualitas bermanfaat yang telah muncul menjadi berkurang seperti halnya pertemanan yang buruk. Bagi seorang dengan teman-teman yang buruk, maka kualitas-kualitas tidak bermanfaat yang belum muncul menjadi muncul dan kualitas-kualitas bermanfaat yang telah muncul menjadi berkurang.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Ekakanipāta, Vīriyārambhādivagga, AN 1.70)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama ini, bahwa pertemanan dengan teman-teman yang buruk itu dapat membuat kita memunculkan kualitas-kualitas buruk dalam diri kita yang belum muncul sekaligus membuat kita kehilangan kualitas bermanfaat yang telah dikembangkan selama ini, jika pengertian ini dicontohkan ke dalam kasus yang simple, misalnya seseorang Kalyāṇamitta yang rajin praktik Dhamma, sering ke Vihara untuk ikut kelas meditasi, namun dia memiliki teman dekat yang hobby berjalan-jalan (hangout) tak jelas dan sekali dua kali dia mengajak Kalyāṇamitta tadi, maka Kalyāṇamitta ini pun pergi bersama teman nya tadi, dan lama kelamaan, karena dorongan kilesa yang selalu kuat, teman tadi mengajak Kalyāṇamitta ini untuk pergi ke Club dan akhirnya bersama-sama minum minuman keras, dan sampai disini sudah dapat dipahami arah cerita ini, si Kalyāṇamitta pada akhirnya melanggar Sīla meskipun yang pada awalnya selalu taat menjalankan Pañcasīla, namun karena godaan teman sehingga akhirnya "losing control." Dan dengan akibat ikut bersenang-senang dengan hal duniawi ini, si Kalyāṇamitta akhirnya melewatkan Kelas Meditasi Vihara, dan progress nya selama ini yang telah memiliki Konsentrasi (Samādhi) pada akhirnya menjadi hilang sama sekali. Maka lihatlah kerugian ini yang diakibatkan oleh bergaul dengan teman yang buruk. Dan melihat pada hal ini, seharusnya kita perlu lebih serius dalam melihat circle pertemanan di sekitar kita, bukankah sudah diSabdakan oleh Sang Bhagavā sendiri bahwa kita sepatutnya untuk tidak bergaul dengan orang dungu ??!
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
2 Desember 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
