තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
BERUCAPLAH BILA HANYA ITU BERMANFAAT DAN JANGANLAH BERUCAP SESUATU DENGAN DIDASARKAN PADA PENGUMBARAN KILESA
Ajaran Buddha Sāsana ini adalah ajaran yang sangat mengutamakan prinsip moralitas, dan tidak berlebihan jika seseorang yang melakukan praktik Standard Moralitas ini berarti sama dengan seseorang tersebut sedang menjalankan "Ibadah dalam agamanya", Inilah yang diajarkan oleh Sang Bhagavā kepada kita sebagaimana kita ketahui di dalam Jalan Mulia Berunsur 8. Dan dalam konteks pembahasan kali ini, Standard Moralitas seseorang dalam berucap kata-kata juga masuk dalam koridor Standard Moralitas atau yang disebut sebagai Sīla ini. Ketika seseorang berucap sesuatu atau berkata-kata sesuatu seyogyanya itu haruslah benar-benar bermanfaat dan tidak dengan pengumbaran Pengotor Bathin. Sang Bhagavā sendiri telah mengajar kepada kita mengenai bagaimana seharusnya bertindak dalam ucapan, seperti yang telah diSabdakan oleh Beliau di Sutta ini...
CODANĀSUTTA
.... “Teman-teman, seorang bhikkhu yang ingin menegur orang lain pertama-tama harus menegakkan lima hal dalam dirinya. Apakah lima ini?
(1) [Ia harus mempertimbangkan:] ‘Aku akan berbicara pada waktu yang tepat, bukan pada waktu yang tidak tepat;
(2) aku akan berbicara dengan jujur, bukan dengan berbohong;
(3) aku akan berbicara secara halus, bukan secara kasar;
(4) aku akan berbicara dalam cara yang bermanfaat, bukan dalam cara yang berbahaya;
(5) aku akan berbicara dengan pikiran cinta-kasih, bukan selagi memendam kebencian.’
Seorang bhikkhu yang ingin menegur orang lain pertama-tama harus menegakkan kelima hal ini dalam dirinya."
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Pañcakanipāta, Catutthapaṇṇāsaka, Āghātavagga, AN 5.167)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang adalah kebenaran sebagaimana adanya ini. Meskipun Sutta diatas dalam konteks nya dibabarkan kepada Para Bhikkhu, namun seperti yang telah saya (penulis) pernah sampaikan, bahwa Ajaran ini universal dan dalam beberapa kasus tidak harus Bhikkhu saja yang dalam beberapa hal menjalankan Ajaran ini, namun Umat Awam juga bisa mempraktekkan ajaran ini, seperti Sabda Sang Buddha di Sutta diatas ini dapat kita semua praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Lihatlah dan bayangkan saja Kalyāṇamitta, bila semua orang dapat bertindak dalam ucapan seperti Sabda Sang Bhagavā di atas ini, tentu semuanya akan tampak damai, tenang, dan menentramkan, tiada lagi hasrat kebencian yang terpendam akibat kata-kata yang kasar dan menyakitkan. Ajaran ini adalah ajaran yang sangat baik, dan haruslah kita Praktekkan, karena praktik-praktik ini juga mengarah kepada satu tujuan akhir, yaitu Nibbāna.
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
4 Desember 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
