තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
DENGAN HANYA MELAKSANAKAN PAÑCASĪLA SESEORANG AKAN BEBAS DARI KETAKUTAN DAN MENJADI PERCAYA DIRI DI DALAM KEHIDUPANNYA
Seperti yang telah disampaikan di dalam postingan sebelumnya, bahwa Sīla ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Dengan melihat kepada dampak yang ditimbulkan dari melaksanakan hanya 5 Sīla yaitu Pañcasīla begitu besar seperti yang disabdakan oleh Sang Bhagavā sendiri. Demikian hal nya juga bila seseorang melanggar standard moralitas ini, efeknya juga luar biasa menakutkan. Ini tidaklah main-main, karena Sabda Sang Bhagavā adalah Dhamma kebenaran hakiki yang berlaku universal. Di masa lalu, masa depan dan masa sekarang, Sīla ini tetap akan sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Dan dalam Sutta dibawah ini ada diSabdakan oleh Sang Bhagavā sendiri mengenai manfaat atau dampak yang ditimbulkan dalam bentuk kondisi bathin sebagai akibat melaksanakan atau melanggar standard moralitas Pañcasīla.
Mari disimak Sabda Sang Bhagavā dalam Sutta berikut ini...
SĀRAJJASUTTA
..... “Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, seorang umat awam dikuasai oleh ketakutan. Apakah lima ini? Ia membunuh, mengambil apa yang tidak diberikan, melakukan hubungan seksual yang salah, berbohong, dan meminum minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan, yang menjadi landasan bagi kelengahan. Dengan memiliki kelima kualitas ini, seorang umat awam dikuasai oleh ketakutan.
“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, seorang umat awam menjadi percaya-diri. Apakah lima ini? Ia menghindari membunuh, menghindari mengambil apa yang tidak diberikan, menghindari melakukan hubungan seksual yang salah, menghindari berbohong, dan menghindari meminum minuman keras, anggur, dan minuman memabukkan, yang menjadi landasan bagi kelengahan. Dengan memiliki kelima kualitas ini, seorang umat awam menjadi percaya-diri.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Pañcakanipāta, Catutthapaṇṇāsaka, Upāsakavagga, AN 5.171)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang adalah kebenaran sebagaimana adanya. Sekarang, Kalyāṇamitta tentu bisa memahami maksud dari Sabda Sang Buddha diatas, sangatlah mudah dimengerti, misalkan saja, seseorang melanggar pañcasīla Sīla poin yang manapun, seseorang tersebut kemudian tidak akan tenang dan gundah pikiran nya, dikuasai ketakutan. Karena sebenarnya Pañcasīla ini juga Standard Baku moralitas yang menjadi Dasar Hukum yang sah berlaku. Jadi misalkan seseorang kemudian melakukan pembunuhan manusia, dia akan pasti ditangkap dan berurusan dengan hukum, sama hal nya dengan 4 Sīla lainnya, maka atas dasar ini, akankah lalu setelah seseorang melanggar pañcasīla, iya ini tidak akan dikuasai ketakutan ??! Tentu saja takut ditangkap! Itulah pengertian simple nya. Dan bila kita menjaga pañcasīla dengan baik dan benar tak bercacat, akan timbul rasa percaya diri karena tiada kesalahan apapun yang kita lakukan. Inilah fakta dari Dhamma yang diSabdakan oleh Sang Bhagavā. lalu sekarang lebih baik manakah ? Hidup dikuasai ketidaknyamanan dengan ketakutan yang menghantui setiap saat ? Atau hidup tenang, damai, bebas dengan percaya diri dimanapun kita berada ??
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
24 November 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
