තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
BAGAIMANAPUN CERITANYA, PENCAPAIAN NIBBĀNA ADALAH MUTLAK DIPERLUKAN UNTUK MENGAKHIRI SIKLUS PENDERITAAN INI
Sekilas Info : Mohon maaf kepada semua teman-teman Kalyāṇamitta pada hari kemarin tgl 28 Okt 2025 kembali terlewatkan postingan Dhamma di forum Channel Ajaran Buddha Sāsana dikarenakan banyak pekerjaan pelayanan Veyyavacca, bagaimanapun juga, Tekad awal Forum ini dibuat adalah untuk membabarkan Dhamma Sejati yang bersumber dari Tipiṭaka pāḷi setiap harinya, Dhamma ini bagi Penulis pribadi, haruslah setiap hari dibabarkan meskipun satu bait kalimat, sebab kita tidak tahu jika ada Kalyāṇamitta yang membacanya maka akan terbuka pintu bathin nya dan akan mulai mengerti serta mempraktikkan Dhamma, itu adalah suatu kebahagian tersendiri bagi Penulis.
Sekarang, terkait topik hari ini, jika kita mengacu pada Hukum Sebab-Kebergantungan (Paṭiccasamuppāda), kita tahu bahwa Ketidaktahuan (Avijjā) ini adalah akar sumber segala penderitaan ini bermunculan tanpa henti, ini karena kita tidak mengetahui Pengetahuan Sejati mengenai segala sesuatu sebagaimana adanya sesuai sifat sejati maka kita banyak melakukan berbagai kamma buruk terus menerus.
Sang Bhagavā menekankan akan pentingnya hal ini, mari disimak dalam Sutta berikut ini...
CŪḶASĪHANĀDASUTTA
“Para bhikkhu, ketika ketidak-tahuan ditinggalkan dan pengetahuan sejati muncul dalam diri seorang bhikkhu, maka dengan meluruhnya ketidak-tahuan dan munculnya pengetahuan sejati ia tidak lagi melekat pada kenikmatan indria, tidak lagi melekat pada pandangan, tidak lagi melekat pada ritual dan upacara, tidak lagi melekat pada doktrin diri. Ketika ia tidak melekat, ia tidak gelisah. Ketika ia tidak gelisah, maka ia oleh dirinya sendiri mencapai Nibbāna. Ia memahami: ‘Kelahiran telah dihancurkan, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak akan ada lagi penjelmaan menjadi kondisi makhluk apapun.’”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Majjhimanikāya, Mūlapaṇṇāsa, Sīhanādavagga, MN 11)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama, untuk kita renungkan kembali, dan untuk diketahui. bahwa Rata-rata manusia yang hidup di dunia ini banyak yang menghabiskan waktu dan terlalu sibuk untuk melakukan hal-hal duniawi yang tiada akhirnya, dan semua itu juga terkadang sama sekali tidak bermanfaat sebagai "investasi" kita dalam menunjang ke pencapaian Nibbāna. maka inilah yang terjadi dan pada akhirnya banyak penyesalan yang didapatkan.
Maka Kalyāṇamitta, sebagai reminder kembali untuk kita bersama, bahwa janganlah terlalu sibuk dalam mengurus urusan-urusan duniawi ini, karena selama Avijjā ini masih ada di dalam bathin kita maka kita tidak akan aman dan tentram, diperlukan penembusan pengetahuan sejati untuk mengentaskan Avijjā ini. Segera lakukan dan intensifkan pelatihan Praktik Dhamma kita. Karena itulah yang penting dan diperlukan, bukan terlalu disibukkan dengan hal-hal duniawi yang fana dan semu ini.
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
29 Oktober 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
