තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
MANUSIA DUNGU ITU ADALAH YANG MEMPERCAYAI APA YANG BUKAN-DHAMMA SEBAGAI DHAMMA
Jika mau dikatakan dengan lantang bahwa Realita nya adalah Rata-rata manusia yang menjadi mayoritas mendiami dunia ini, mempercayai sesuatu yang Bukan-Dhamma sebagai Dhamma. Dan itu adalah suatu bentuk kemerosotan, kejatuhan, kegagalan, ketidakberuntungan sedemikian dikatakan. Karena apa ?? Tentu karena meyakini sesuatu hal yang Tidak benar (Adhamma) sebagai Benar adalah bentuk keterbalikan yang salah. Melakukan hal-hal yang salah dan tidak bermanfaat, Dan karena hal tersebut, para manusia ini akan kembali lagi berputar-putar di siklus Saṃsāra tiada akhir, sungguh suatu bentuk penderitaan yang nyata. Begitulah faktanya jika dikatakan sebagaimana adanya, mari disimak Sabda Sang Bhagavā dibawah ini.. :
AN 2.104
“Para bhikkhu, ada dua jenis orang dungu ini. Siapakah dua ini? Seorang yang melihat apa yang bukan-Dhamma sebagai Dhamma dan seorang yang melihat apa yang merupakan Dhamma sebagai bukan-Dhamma. Ini adalah kedua jenis orang dungu itu.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Dukanipāta, Dutiyapaṇṇāsaka, Bālavagga, AN 2.104)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama sebagaimana adanya. Dan ini adalah Sabda kebenaran Beliau.
Disebut sebagai Dungu sebab begitulah memang kelakuan dari manusia yang mencirikan kedunguan. Fakta nya adalah Berbagai kepercayaan Pandangan Salah yang hadir di dunia ini rata-rata memiliki ciri-ciri Adhamma, yang tampak kelihatan "manis, menarik dan sangat menjanjikan," demikianlah para manusia dungu akan mempercayai Adhamma itu sebagai Dhamma sebagai akibat Avijjā di bathin orang itu sendiri. Oleh karena satu atau lain hal, banyak manusia "terperangkap" dalam Pandangan Salah memepercayai Adhamma dan malah juga ada yang mengganggap apa yang sebagai Kebenaran sebagai bukan kebenaran lalu kemudian mengejek, mencela, dan hal buruk lainnya dilakukan sebagai akibat kefanatikan semu terhadap pandangan Adhamma nya itu, maka jikalau begitu sungguhlah patut dikasihani rata-rata manusia ini, mereka meskipun dengan keyakinan Adhamma apapun tetap tidak akan luput dari Dhamma sebab Dhamma ini adalah kebenaran Mutlak yang tanpa melihat suku, ras, agama, jenis kelamin, makhluk apapun karena Dhamma adalah bersifat Universal. Semoga kita dijauhi dari Orang-Orang Dungu berpandangan Salah.
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
24 Oktober 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
