තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
KEKAYAAN MATERI BUKANLAH HAL YANG PENTING BAHKAN BILA DIBANDINGKAN DENGAN KEBIJAKSANAAN
Ketahuilah terlebih dahulu bahwa kita berbicara ini dalam konteks ajaran di Buddha Sāsana, dan apabila ada pengetahuan-pengetahuan ajaran kepercayaan lain yang bertentangan dengan ajaran di Buddha Sāsana maka itu SANGAT TIDAK BERGUNA di forum ini. Ajaran di Buddha Sāsana memang sangat berlainan dibandingkan ajaran kepercayaan lain yang beredar, yang mungkin bagi mereka adalah sah-sah saja mengejar hal duniawi seperti kekayaan Materi, tetapi dalam konteks Buddha Sāsana itu tidak demikian adanya, Di dalam banyak Sutta di kitab Tipiṭaka pāḷi banyak disinggung terkait hal-hal yang bermanfaat dilakukan, dan dalam hal ini adalah TIDAK DITEMUKAN ajakan untuk "mengejar kekayaan materi" dalam Sutta manapun yang terkait pada sesuatu yang bermanfaat dilakukan dalam kehidupan ini.
Sekarang mari disimak Sabda Sang Bhagavā berikut ini...
Kalyāṇamittādivagga
“Tidak penting, para bhikkhu, kehilangan harta kekayaan. Hal yang paling buruk adalah kehilangan kebijaksanaan.”
“Tidak penting, para bhikkhu, peningkatan harta kekayaan. Hal yang paling baik untuk ditingkatkan adalah kebijaksanaan. Oleh karena itu, para bhikkhu, kalian harus berlatih sebagai berikut: ‘Kami akan meningkat dalam hal kebijaksanaan.’ Demikianlah kalian harus berlatih.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Ekakanipāta, Kalyāṇamittādivagga, AN 1.78, AN 1.79)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang sebenar-benarnya pada Sutta diatas.
Sekarang kita pasti memahami ini, bahwa segala harta duniawi yang kita kumpulkan selama hidup ini pasti akan kita TINGGALKAN ketika kita meninggal dunia, itu adalah hal yang pasti. Dan jika kita selama hidup ini hanya berusaha terus menerus "mengejar harta materi" yang tiada habis nya, tanpa kebijaksanaan, yang artinya melakukan segala Kamma buruk melalui Pikiran, Ucapan, dan Perbuatan, maka kita tidak membawa "bekal" kamma baik apa-apa di kehidupan mendatang, dan berpotensi besar akan menyebabkan penderitaan di kehidupan mendatang akibat tingkah laku kita saat ini yang terlalu "men-dewa-kan Harta Materi", Saṃsāra ini adalah TIDAK KENAL AMPUN, dan kita selama ini telah mengarungi perjalanan panjang di Saṃsāra pastinya akibat timbunan kamma buruk yang tak pernah habis! Terjerumus lagi dan terjerumus terus!! Semua itu karena kurangnya kebijaksanaan kita.
Oleh karena itu, Sang Bhagavā mengajarkan kita bahwa Kebijaksanaan lah yang terpenting diatas segala hal, sebab dengan Kebijaksanaan (pañña) ini maka seseorang dapat terbebas dari lautan penderitaan Saṃsāra dan mencapai Nibbāna, bukan dengan hal-hal fana duniawi.
Carilah harta materi dengan sewajarnya dan kembangkan rasa cukup dengan yang dimiliki, jangan serakah dan bernafsu mengejar hal yang tak bermanfaat dalam skala Saṃsāra.
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
04 Oktober 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
