Paritta Ini Dapat Mengentaskan Ketakutan Dan Membangkitkan Saddha Pada Tiratana


Theruwansaranai!
තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta

PARITTĀ DARI SUTTA INI SANGAT TERKENAL UNTUK MENGENTASKAN KETAKUTAN DALAM DIRI DAN MAMPU MEMBANGKITKAN SADDHĀ KITA YANG KOKOH TERHADAP TIRATANA
Di dalam Buddha Sāsana ini banyak terdapat Sabda-Sabda Sang Bhagavā yang diucapkan di dalam konteks tertentu pada masa Sang Bhagavā masih ada di dunia ini dan ketika Beliau menyelesaikan sebuah perkara atau apapun itu maka ada terdapat Sabda-Sabda Beliau, itulah kemudian yang dijadikan sebagai Parittā. kemudian dewasa ini kita mengenal beberapa Parittā yang sangat terkenal seperti Ratana Sutta ataupun Karaṇīya Metta Sutta yang "dipercaya" mampu memberikan perlindungan ataupun sejenisnya. Namun apakah memang benar bahwa Sabda-Sabda Sang Bhagavā itu sendiri bisa berfungsi sebagaimana yang dikatakan ?? Dalam hal ini akan sangat sulit membuktikan, namun diperlukan kebijaksanaan kita untuk mencerna makna "Perlindungan" itu sendiri. Sekarang, Penulis membahas sebuah Sutta yang mengandung Paritta yang cukup terkenal, mari disimak dibawah ini...

DHAJAGGASUTTA
.... “Para bhikkhu, bagi mereka yang melihat panji Sakka, raja para deva; atau Pajāpati, raja-deva; atau Varuṇa, raja-deva; atau Īsāna, raja-deva, ketakutan atau kegentaran atau teror apa pun yang mereka alami akan atau tidak akan lenyap. Karena alasan apakah? Karena Sakka, raja para deva, tidak terbebas dari nafsu, tidak terbebas dari kebencian, tidak terbebas dari delusi; ia mungkin merasa tidak percaya diri, takut, gentar, cepat melarikan diri.

“Tetapi, para bhikkhu. Aku mengatakan ini: Jika kalian pergi ke hutan atau ke bawah pohon atau ke gubuk kosong, dan ketakutan atau kegentaran atau teror muncul dalam diri kalian, pada saat itu kalian harus mengingat Aku sebagai berikut: “Sang Bhagavā adalah Arahant, Tercerahkan Sempurna, sempurna dalam pengetahuan sejati dan perilaku, sempurna menempuh Sang Jalan, Pengenal seluruh alam, Pemimpin terbaik bagi orang-orang yang patut dijinakkan, Guru para deva dan manusia, Yang Tercerahkan, Yang Suci.’ Karena ketika kalian mengingat Aku, para bhikkhu, MAKA KETAKUTAN ATAU KEGENTARAN ATAU TEROR APA PUN YANG KALIAN ALAMI AKAN LENYAP.

Jika kalian tidak dapat mengingat Aku, maka kalian seharusnya mengingat Dhamma sebagai berikut: ‘Dhamma telah sempurna dibabarkan oleh Sang Bhagavā, terlihat langsung, segera, mengundang seseorang untuk datang dan melihat, dapat dipraktikkan, untuk dialami sendiri oleh para bijaksana.’ Karena ketika kalian mengingat Dhamma, para bhikkhu, MAKA KETAKUTAN ATAU KEGENTARAN ATAU TEROR APA PUN YANG KALIAN ALAMI AKAN LENYAP.

Jika kalian tidak dapat mengingat Dhamma, maka kalian seharusnya mengingat Saṅgha sebagai berikut: ‘Saṅgha siswa Sang Bhagavā mempraktikkan jalan yang baik, mempraktikkan jalan yang lurus, mempraktikkan jalan yang benar, mempraktikkan jalan yang semestinya; yaitu, empat pasang makhluk, delapan jenis individu— Saṅgha siswa Sang Bhagavā ini adalah layak menerima pemberian, layak menerima keramahan, layak menerima persembahan, layak menerima penghormatan, lahan jasa yang tiada taranya di dunia.’ Karena ketika kalian mengingat Saṅgha, para bhikkhu, MAKA KETAKUTAN ATAU KEGENTARAN ATAU TEROR APA PUN YANG KALIAN ALAMI AKAN LENYAP.

“Karena alasan apakah? Karena, para bhikkhu, Sang Tathāgata, Sang Arahant, Yang Tercerahkan Sempurna adalah BEBAS DARI NAFSU, BEBAS DARI KEBENCIAN, BEBAS DARI DELUSI; BELIAU BERANI, TEGAS, SIAP BERDIRI DI TEMPATNYA.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Saṁyuttanikāya, Sagāthāvaggasaṁyutta, Sakkasaṁyutta, Paṭhamavagga, SN 11.3)

Sādhu...Sādhu...
Demikian Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang Luar Biasa ini. Penulis ketika pertama kali dahulu menjumpai_Parittā_ singkat kutipan dari Sutta diatas ini, yaitu Dhajagga Parittā, penulis langsung membaca bahasa pāḷi dan beserta terjemahannya lalu kemudian membangkitkan Saddhā pada Tiratana yang luar biasa.
Jadi sekarang apa poin yang ingin ditekankan disini ? Bahwa Parittā akan dapat betul-betul bermanfaat 100% bila seseorang Kalyāṇamitta membacanya, kemudian merenungkan makna terjemahannya nya dan harus MEM PRAKTEK KAN sesuai dengan apa yang ada tertulis di dalam Parittā tersebut, maka dengan begitulah baru Parittā tersebut dapat dikatakan terbukti ampuh. Sekarang dalam konteks Sutta diatas ini, bahwa Parittā Dhajagga ini difungsikan untuk meningkatkan Saddhā kita pada Tiratana secara total. Jadi ketika sudah membaca dan mengetahui makna nya, kita merenungkan pada Kualitas Buddha, Dhamma, dan Saṅgha. setelah merenungkan tsb kita menjadi betul-betul meyakini bahwa Tiratana adalah Permata yang berharga tak tertandingi di semesta manapun di Saṃsāra ini, maka setelah betul-betul meyakini seperti ini, akankah kemudian muncul ketakutan apapun terhadap hal-hal apapun ???! Saya Penulis, berbicara apa adanya, dan Saddhā saya kokoh terhadap Tiratana maka dalam hal ini tidak ada kengerian dari hal-hal eksternal yang bisa membuat takut atau bulu merinding dsb, oleh karena itulah Parittā Dhajagga ini sangat dikenal ampuh mengentaskan ketakutan, kengerian apapun yang muncul dalam diri.
Maka Kalyāṇamitta telah memahami ini sepenuhnya, bahwa Parittā akan bekerja penuh dan ampuh bila kita betul-betul merenungkan makna nya dan mempraktekkan sesuai yang ada di dalam Parittā.

Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...

16 September 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka