Di Masa Lalu, Masa Sekarang, Masa Depan, Hanya Akan Ada Satu Jalan Pemurnian


Theruwansaranai!
තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta

DI MASA LALU, MASA SEKARANG, MAUPUN MASA AKAN DATANG, HANYA AKAN ADA SATU JALAN PEMURNIAN
Haruslah diketahui oleh kita semua yang berada di dalam Buddha Sāsana ini sebagai pengetahuan bagi kita dan untuk memperkokoh Saddhā kita terhadap Tiratana bahwa terdapat satu jalan pemurnian yang menuju pada satu tujuan pembebasan, seperti yang telah diSabdakan oleh Sang Bhagavā kepada kita. Satu tujuan tersebut adalah Nibbāna itu sendiri, dan untuk mencapai Nibbāna itu memerlukan sebuah "kunci pamungkas" yang disebut sebagai empat landasan perhatian (cattāro satipaṭṭhānā) yang disebut-sebut sebagai jalan langsung untuk pemurnian makhluk-makhluk" (ekāyano maggo).
Satipaṭṭhāna ini sendiri adalah intisari praktis bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan, khususnya unsur Sammā Sati (Perhatian Benar). Inilah Satu-satunya jalan yang dipraktikkan di masa lalu, masa sekarang maupun masa mendatang, mari disimak dalam Sutta dibawah berikut ini..

MAGGASUTTA
.... ‘Demikianlah, Bhagavā! Demikianlah Yang Sempurna! Yang Mulia, ini adalah jalan satu-arah untuk pemurnian makhluk-makhluk untuk mengatasi dukacita dan ratapan, untuk lenyapnya kesakitan dan kesedihan, untuk pencapaian jalan sejati, untuk penembusan Nibbāna – yaitu, empat landasan perhatian.'

“Ini adalah apa yang dikatakan oleh Brahmā Sahampati. Setelah mengatakan ini, ia lebih lanjut mengatakan sebagai berikut:

“‘Sang Bijaksana yang melihat hancurnya kelahiran,
Berbelas kasihan, mengetahui jalan satu arah
Yang dengannya di masa lampau mereka menyeberangi banjir,
Yang dengannya mereka akan menyeberang dan yang menyeberanginya sekarang.’”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Samyuttanikāya, Mahāvaggasaṁyutta, Satipaṭṭhānasaṁyutta, Amatavagga, SN 47.43)

Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang sangat mencerahkan pandangan kita, bahwa dengan penuh Saddhā yang kokoh dan tanpa keraguan sedikitpun kita meyakini bahwa inilah Satu Jalan menuju kepada Pembebasan Nibbāna sampai kapanpun.
Kalyāṇamitta, Sang Guru Agung mengajarkan Dhamma ini demi welas asih nya pada kita semua para Makhluk yang selama ini dirundung dukacita dan ratapan, kesakitan dan kesedihan, penderitaan tak terkirakan di sepanjang Saṃsāra, agar kemudian kita dapat lepas dari jeratan Saṃsāra penuh penderitaan dan marabahaya ini. Dan Jalan tersebut hanya terdapat di Buddha Sāsana, ajaran Dhamma Sejati yang dibabarkan langsung dari seorang Sammāsaṃbuddha. sebelum dunia ini terbentuk dan berlangsung dan kemudian akan hancur dan lalu terbentuk kembali dunia yang baru, demikian terus menerus berulang dan di sepanjang kappa, mahā-kappa atau Asaṅkhyeyya-kappa jika ada seorang Sammāsaṃbuddha kembali hadir di dunia, maka tetap akan mengajarkan Dhamma yang sama 100% seperti yang telah dibabarkan oleh Para Buddha pendahulu sebelumnya. Inilah hakikat kebenaran yang tak terbantahkan seperti yang diSabdakan di dalam Sutta diatas. Semoga kita semua dapat bertemu dan mempraktekkan Dhamma Sejati ini sampai kapanpun hingga saatnya merealisasikan Nibbāna.

Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...

16 Oktober 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka