Dana Yang Diberikan Kepada Para Bhikkhu Yang Tidak Benar Tidak Akan Berbuah Besar


Theruwansaranai!
තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta

DĀNA YANG DIBERIKAN KEPADA PARA BHIKKHU YANG TIDAK BENAR, YANG MELENCENG DARI AJARAN DHAMMA SEJATI, APALAGI YANG VINAYA NYA COMPANG-CAMPING ITU TIDAK AKAN BERBUAH BESAR!!!
Sekarang sampailah pada inti topik terkait pada Saṅghadāna masa Kaṭhina yang ingin penulis sampaikan disini. Supaya Kalyāṇamitta tahu yang sebenar nya yang menurut pada referensi dari Kitab Tipiṭaka pāḷi yang sangat paling otentik melebihi ucapan Bhikkhu manapun. Karena masa sekarang ini banyak Bhikkhu-Bhikkhu yang entah apa motif nya yang pastinya memiliki motif tertentu, yang berucap sembarangan, dan mempelintir ucapan Sang Buddha demi memuaskan "hasrat motif" tertentu. Penulis tidak munafik, dan ini memang realita yang terjadi masa kini. Dan yang paling kasihan adalah umat-umat polos yang tidak tahu apa-apa, mudah "diperalat" dan dimanfaatkan dengan cara "diperas" secara tidak langsung.
Sekarang, ada Sutta ini yang DiSabdakan langsung oleh Sang Bhagavā, maka silahkan menyimak dengan penuh perhatian dan kebijaksanaan, inilah Sutta nya...

KHETTASUTTA
“Para bhikkhu, sebutir benih yang ditanam di sebuah lahan yang memiliki delapan faktor tidak akan menghasilkan buah berlimpah, [buah]nya tidak lezat, dan tidak menghasilkan keuntungan. Apakah delapan ini?

“Di sini, (1) ada banyak gundukan dan parit di lahan itu; (2) ada banyak batu dan kerikil di lahan itu; (3) lahan itu mengandung garam; (4) lahan itu tidak dibajak cukup dalam; (5) tidak ada jalan masuk [bagi air untuk mengalir masuk]; (6) tidak ada jalan keluar [bagi air untuk mengalir keluar]; (7) tidak ada saluran irigasi; dan (8) tidak ada batas pinggir. Sebutir benih yang ditanam di sebuah lahan yang memiliki kedelapan faktor ini tidak akan menghasilkan buah berlimpah, [buah]nya tidak lezat, dan tidak menghasilkan keuntungan.

“Demikian pula, para bhikkhu, suatu pemberian kepada para petapa dan brahmana yang memiliki delapan faktor adalah tidak berbuah dan tidak bermanfaat, dan tidak sangat cemerlang atau menyebar. Apakah delapan faktor ini? Di sini, PARA PETAPA DAN BRAHMANA ITU MEMILIKI PANDANGAN SALAH, KEHENDAK SALAH, UCAPAN SALAH, PERBUATAN SALAH, PENGHIDUPAN SALAH, USAHA SALAH, PERHATIAN SALAH, DAN KONSENTRASI SALAH. SUATU PEMBERIAN KEPADA PARA PETAPA DAN BRAHMANA YANG MEMILIKI KEDELAPAN FAKTOR INI ADALAH TIDAK BERBUAH DAN TIDAK BERMANFAAT, DAN TIDAK SANGAT CEMERLANG ATAU MENYEBAR.
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Aṭṭhakanipāta, Paṭhamapaṇṇāsaka, Dānavagga, AN 8.34)

Sādhu...Sādhu...
Demikian Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang sebenar-benarnya dalam Sutta diatas ini.
Kalyāṇamitta, realita pahitnya masa kini adalah, ketika seseorang kemudian berjubah Bhikkhu dan piawai memberikan ceramah Dhamma di depan umum, bukan lah menjadi alasan serta merta itu menunjukkan bahwa seorang Bhikkhu itu adalah Bhikkhu yang baik. Kamuflase bisa saja dilakukan, dan ini sudah terbukti dengan kejadian-kejadian oleh Bhikkhu di Thailand baru-baru ini. Tidak habis pikir bagaimana Bhikkhu-Bhikkhu ini bisa melakukan tindakan yang mencoreng komunitas Saṅgha, dan lebih sedihnya entah bagaimana nasib umat yang selama ini menyokong dan Berdana pada mereka... dan bila menurut Sutta diatas, jelas bahwa Dāna yang diberikan pada Bhikkhu-Bhikkhu "penista Saṅgha" ini tidak akan bermanfaat dan berbuah besar! Semoga saja para umat penyokong Saṅgha abal-abal tadi ini tidak pindah server karena kecewa dengan pemuka agamanya!
Sekarang, Kalyāṇamitta sudah mengetahui ini dengan sebenar-benarnya, Penulis mengajak para Kalyāṇamitta untuk lebih bijaksana, harus lebih jeli melihat Bhikkhu-Bhikkhu terkhusus di indonesia ini yang sudah kelihatan banyak penyelewengan di sana-sini, Vinaya yang dilanggar "dibelakang" TETAPI TERTUTUPI SEMPURNA SAAT DI DEPAN UMAT INI ADA SEKARANG DI SEKITAR KITA, namun yang lebih MEMALUKAN juga ada yaitu yang terang-terangan menunjukkan prilaku yang tidak elok sebagai seorang Samana dan jelas melanggar Vinaya! (bagi umat yang mengetahui Vinaya pasti akan sadar).
Jadi sebagai penutup, Tidaklah usah lagi untuk menyokong Bhikkhu-Bhikkhu penyeleweng tadi, carilah Bhikkhu yang benar! Karena kalau tidak maka Dāna kita yang kita persembahkan malah tidak bermanfaat (tidak berbuah besar) alias sia-sia.

Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...

10 Oktober 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka