තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
BERDĀNA KEPADA LADANG YANG SUBUR, YAITU SAṄGHA YANG BAIK DAN LURUS AKAN MEMBERIKAN BUAH DAN MANFAAT YANG BESAR
Pada masa-masa awal (minggu pertama) di momen Kaṭhina ini, telah banyak Vihāra yang telah mulai menyelenggarakan Saṅghadāna dalam masa Kaṭhina ini, dan Penulis mengucapkan Selamat melaksanakan kebajikan luhur dalam berpraktik Dhamma yang akan menunjang ke Nibbāna ini. dan seperti yang telah disampaikan dalam postingan terdahulu, bahwa penulis menekankan mengenai pentingnya "ladang tempat menabur benih" sebagai bekal tempat kita berpotensi "memanen buah yang besar dan mantap", begitulah, karena tentu tidak ada orang manapun yang mau menabur benih pada "ladang yang gersang dan tandus" akan tetapi pasti mencari "ladang yang subur", demikianlah hakikat sejati nya, bahwa Saṅgha sebagai Komunitas yang dikenal baik adalah ladang yang subur untuk menanam kebajikan dengan buah dan manfaat yang besar tak terkirakan,
Seperti yang diSabdakan dalam Sutta di bawah berikut ini..
KHETTASUTTA
“Para bhikkhu, sebutir benih yang ditanam di sebuah lahan yang memiliki delapan faktor akan menghasilkan buah berlimpah, [buah]nya lezat, dan menghasilkan keuntungan. Apakah delapan ini?
“Di sini, (1) tidak ada gundukan dan parit di lahan itu; (2) tidak ada batu dan kerikil di lahan itu; (3) lahan itu tidak mengandung garam; (4) lahan itu dibajak cukup dalam; (5) ada jalan masuk [bagi air untuk mengalir masuk]; (6) ada jalan keluar [bagi air untuk mengalir keluar]; (7) ada saluran irigasi; dan (8) ada batas pinggir. Sebutir benih yang ditanam di sebuah lahan yang memiliki kedelapan faktor ini akan menghasilkan buah berlimpah, [buah]nya lezat, dan menghasilkan keuntungan.
“Demikian pula, para bhikkhu, suatu pemberian kepada para petapa dan brahmana yang memiliki delapan faktor adalah berbuah dan bermanfaat, dan sangat cemerlang dan menyebar. Apakah delapan faktor ini? Di sini, para petapa dan brahmana itu memiliki pandangan benar, kehendak benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, dan konsentrasi benar. SUATU PEMBERIAN KEPADA PARA PETAPA DAN BRAHMANA YANG MEMILIKI KEDELAPAN FAKTOR INI ADALAH BERBUAH DAN BERMANFAAT, DAN SANGAT CEMERLANG DAN MENYEBAR.”
Ketika lahannya baik,
dan benih yang ditanam juga baik,
dan ada curah hujan yang cukup,
maka hasil panennya juga baik.
Kesehatannya baik;
pertumbuhannya [juga] baik;
kematangannya juga baik;
buahnya sungguh baik.
Demikian pula ketika seseorang memberikan makanan yang baik
kepada mereka yang sempurna dalam perilaku bermoral.
pemberian itu akan tiba pada beberapa jenis kebaikan,
karena apa yang dilakukan adalah baik.
Oleh karena itu jika seseorang menginginkan kebaikan
biarlah seseorang di sini sempurna;
seseorang harus mendatangi mereka yang sempurna dalam kebijaksanaan;
dengan demikian kesempurnaannya akan berkembang.
Seseorang yang sempurna dalam pengetahuan sejati dan perilaku,
setelah memperoleh kesempurnaan pikiran,
melakukan perbuatan yang sempurna
dan menyempurnakan yang baik.
Setelah mengetahui dunia ini sebagaimana adanya,
seseorang harus mencapai kesempurnaan dalam pandangan.
Seseorang yang sempurna dalam pikiran maju
dengan mengandalkan kesempurnaan dalam sang jalan.
Setelah menggosok segala noda,
setelah mencapai nibbāna,
maka seseorang terbebas dari segala penderitaan:
ini adalah kesempurnaan sepenuhnya.
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Aṭṭhakanipāta, Paṭhamapaṇṇāsaka, Dānavagga, AN 8.34)
Sādhu...Sādhu...
Demikian Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama yang sebenar-benarnya di Sutta diatas.
Kalyāṇamitta, adalah suatu keberuntungan besar kita dapat berjumpa dengan ajaran Buddha Sāsana ini yang memiliki pengetahuan "out ot the box", yang dimana pengetahuan itu bila dilakukan dengan benar dan bijaksana maka pasti akan memberikan hasil yang luar biasa. Dalam konteks ini adalah terkait Berdana, Bahkan Sang Bhagavā sendiri sudah memberikan kita pedoman bagaimana Dāna yang dilakukan kemudian akan bermanfaat besar dan berbuah besar, sekarang Kalyāṇamitta telah mengetahui pengetahuan ini, maka selanjutnya adalah pengaplikasiannya dalam kehidupan. Lihatlah dengan detail dan mendalam terkait Bhikkhu Saṅgha ini, apakah mereka bagus dalam melatih faktor-faktor Jalan Mulia Beruas 8 (JMB8) secara lengkap dan sempurna ? Bila halnya benar begitu, maka sokonglah Bhikkhu Saṅgha yang seperti itu, sesuai dengan Anjuran Sang Bhagavā kepada kita semua. Semoga kita semua selalu bertemu dan berjodoh dengan Bhikkhu Saṅgha yang lurus dan benar, dan bukan berjodoh dengan Bhikkhu "Cosplay."
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
12 Oktober 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
