තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
KURANGI KILESA DVEṢA YANG MEMUNCULKAN NIAT BURUK APAPUN DALAM PIKIRAN DENGAN BERUSAHA MELATIH MENGEMBANGKAN PIKIRAN CINTA KASIH (METTĀ)
Sesungguhnya ajaran Buddha Sāsana ini bertujuan untuk membersihkan, mengikis, mengeliminasi, menghancurkan Pengotor Bathin (Kilesa) Dan bagaimanapun ceritanya Kilesa ini tetap harus "Dibinasakan sampai akar-akarnya." Dan salah satu Kilesa yang kita semua miliki adalah Kilesa dveṣa (Kebencian). Karena hal inilah dalam keseharian kita, bathin kita selalu diliputi oleh ketidaksenangan, kemarahan, hingga memunculkan Skenario-Skenario bak Film yang diputar di dalam pikiran dan itulah Niat Buruk yang muncul dalam pikiran sebagai akibat "memberi makan" Kilesa dveṣa ini. Saya Penulis tidak munafik, saya juga pernah memiliki Niat Buruk sebagai seorang puthujjana tetapi saya juga berusaha untuk mengurangi pengaruh dari Pengotor Bathin ini dengan berlatih mengembangkan pikiran Cinta-kasih (Mettā).
Seperti juga yang diSabdakan oleh Sang Bhagavā di dalam Sutta berikut ini...
NĪVARAṆAPPAHĀNAVAGGA
“Para bhikkhu, Aku tidak melihat bahkan satu hal pun yang karenanya niat buruk yang belum muncul menjadi tidak muncul dan niat buruk yang telah muncul menjadi ditinggalkan selain daripada kebebasan pikiran melalui cinta-kasih. Bagi seorang yang mengamati secara seksama pada kebebasan pikiran melalui cinta-kasih, maka niat buruk yang belum muncul menjadi tidak muncul dan niat buruk yang telah muncul menjadi ditinggalkan.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Ekakanipāta, Nīvaraṇappahānavagga, AN 1.11–20)
Sādhu...Sādhu...
Demikian Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama di Sutta diatas.
Seperti kita ketahui bahwa kebencian yang disimpan berlarut-larut dalam bathin akan memunculkan beragam niat buruk dalam pikiran. Dalam Buddha Sāsana ini sebagaimana kita ketahui bahwa pikiran sangat memiliki pengaruh penting dalam kehidupan, jika terus-terusan pikiran buruk penuh niatan buruk terhadap seseorang atau makhluk apapun yang muncul maka itu hanya akan membawa penderitaan kepada si Pembenci, dan itu sungguhlah tidak bermanfaat.
Maka seyogyanya kita harus mampu mengubah pola pikiran ini yang biasanya hanya membenci dan timbul niat buruk menjadi pikiran Cinta-Kasih. Cobalah mulai untuk mengucapkan kata-kata affirmasi seperti "Semoga Semua Makhluk Hidup berbahagia" dengan bathin yang penuh cinta kasih saat mengucapkan kalimat tersebut. Jika kemudian dalam kehidupan kita sehari-hari niatan buruk hadir dalam pikiran maka segera hadirkan Penyadaran (Sati) dan segera alihkan pikiran dengan mengucapkan dalam bathin kalimat tsb. Jika betul-betul bisa berbuat seperti ini, dan berulang-ulang, tentu Pikiran tidak lagi akan berlarut-larut tenggelam dalam kebencian. Dan rasakan perubahan itu sendiri dalam diri jika sudah mempraktekkan ini, buktikanlah sendiri sesuai dengan Sabda Sang Bhagavā diatas. Betapa bahagia nya ketika energi kita yang biasanya dihabiskan untuk pikiran membenci menjadi pikiran penuh cinta kasih.
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
19 September 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
