තෙරුවන් සරණයි!
Sukhi Hotu Kalyāṇamitta
BERPIKIRAN BURUK DAN TERUS MENERUS MELAKUKANNYA MAKA AKAN MENGAKIBATKAN KELAHIRAN DI ALAM RENDAH
Sudah berulang kali disampaikan disini dan akan terus disampaikan mengenai hal ini karena sejatinya seperti inilah yang tertera di Sutta Tipiṭaka pāḷi ini, bahwa pembahasan terkait Pikiran ini selalu akan menjadi topik yang sering diungkit dan dibicarakan oleh Sang Bhagavā.
Karena Pikiran ini lah yang menyebabkan segala sesuatu nya menjadi baik atau malah segala sesuatunya semakin buruk itu karena pikiran itu berfungsi sebagai awalan. Dan bila Pikiran ini yang selalu dibiasakan untuk condong ke hal-hal buruk, niatan buruk, selalu berasosiasi dengan Kilesa, terus menerus memelihara pikiran buruk ini lagi dan lagi, maka akan ada konsekuensi buruk yang akan terjadi dan menimpa seseorang dengan pikiran semacam itu, inilah Sebab-Akibat nya.
Sekarang mari kita simak Sabda Sang Bhagavā terkait hal ini...
PAṆIHITAACCHAVAGGA
“Di sini, para bhikkhu, setelah dengan pikiranKu melingkupi pikiran seseorang yang berpikiran rusak, Aku memahami bahwa jika orang ini mati pada saat ini, maka ia akan masuk ke neraka seolah-olah dibawa ke sana. Karena alasan apakah? Karena pikirannya rusak. Adalah karena kerusakan pikiran maka dengan hancurnya jasmani, setelah kematian, beberapa makhluk di sini terlahir kembali di alam sengsara, di alam tujuan kelahiran yang buruk, di alam rendah, di neraka.”
(dikutip dari : Tipiṭaka, Suttapiṭaka, Aṅguttaranikāya, Ekakanipāta, Paṇihitaacchavagga, AN 1.43)
Sādhu...Sādhu...
Demikianlah Sabda Sang Bhagavā ; Sammāsaṃbuddha Gotama secara singkat dan jelas. Hal ini perlu disampaikan dengan tujuan agar kita para murid Sang Guru Agung kemudian tidak berlarut-larut memelihara Pikiran Buruk yang akan menghasilkan konsekuensi yang buruk nantinya. Dan dapat kita simak juga disini, bahwa diri kita sendirilah yang mampu menjerumuskan diri kita sendiri ke alam Neraka, alam tujuan rendah.
Jadi dalam hal ini dapat dipertegas, bahwa di Buddha Sāsana ini tidak ada sesuatu hal/entitas yang akan menjerumuskan kita ke alam neraka dan sejenisnya kecuali diri kita sendiri lah yang menyebabkan hal itu terjadi. Ajaran di Buddha Sāsana ini sebenarnya sangatlah simple, tidak rumit, mudah dimengerti, dan yang terpenting adalah ADIL dan dapat diterima logika awam. Dhamma ini telah sempurna dibabarkan oleh Sang Bhagavā sebagaimana adanya, tersedia saat ini dalam bentuk Dhamma & Vinaya, kita tinggal menjalankan, dan mempraktikkan sesuai yang telah diajarkan, demi kebahagiaan kita sendiri, demi cita-cita luhur kita di depan nanti, yaitu Nibbāna.
Semoga Cita-Cita luhur anda tercapai
Semoga semua Makhluk Hidup berbahagia..
Nibbāna paccayaṃ hotu
Ciraṁ tiṭṭhatu saddhammo
Buddhasāsanaṁ ciraṁ Tiṭṭhatu
Sādhu...Sādhu...
22 September 2025
Mettācittena,
Viriyaputta, upāsaka
