ARTI
Mana = Pembandingan atau Ego.
MANIFESTASI
Membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
PENJELASAN
Dalam kitab suci Mahaniddesa 80, Culaniddesa 226, Vibhanga 389, Sang Buddha menyabdakan bahwa terdapat sembilan macam pembandingan:
Lebih tinggi dari orang lain dan berpikir bahwasannya ia lebih tinggi dari orang lain.
Lebih tinggi dari orang lain tetapi berpikir bahwasannya ia sama dengan orang lain.
Lebih tinggi dari orang lain tetapi berpikir bahwasannya ia lebih rendah dari orang lain.
Sama dengan orang lain tetapi berpikir bahwasannya ia lebih tinggi dari orang lain.
Sama dengan orang lain dan berpikir bahwasannya ia sama dengan orang lain.
Sama dengan orang lain tetapi berpikir bahwasannya ia lebih rendah dari orang lain.
Lebih rendah dari orang lain tetapi berpikir bahwasannya ia lebih tinggi dari orang lain.
Lebih rendah dari orang lain tetapi berpikir bahwasannya ia sama dengan orang lain.
Lebih rendah dari orang lain dan berpikir bahwasannya ia lebih rendah dari orang lain.
Penjelasan dari Khemaka Sutta
Meskipun seorang sotapanna, sakadagami, anagami, telah menghancurkan sakkayaditthi (atta-ditthi, atta-sanna, atta-citta), namun masih ada kecenderungan ego yang halus yang berakar pada lobha.
Asmi-mana: Kesombongan atau perasaan "Aku ada" (Ego yang membandingkan).
Asmi-chanda: Keinginan atau kehendak yang berpusat pada "Aku"
(Dorongan keinginan yang masih melekat pada eksistensi diri).
Asmi-anusaya: Kecenderungan tersembunyi atau laten akan "Aku"
(Sisa ego yang mengendap di alam bawah sadar).
Sumber: suttacentral, penulis, gemini-3